Tampilkan postingan dengan label Berita. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Berita. Tampilkan semua postingan

Minggu, 20 Desember 2015

Masjid Jawa, Masjid Tertua Yang Ada di Thailand




https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj3ZLV6UIHBvAb7OQccRKpc9UYfBUcjIjHjpoIOqGV_6dFtYl3rAErwyZExXoClPU6kgzULtj5t6UowEHdOWyp6Fm8Ww4Vr_oz-a9E2CJ-YBU4ypEPJNE6oJExdJP4LnWcCXV2_DVsJsBDE/s1600/jawamosqdouble.jpg

Oleh: Zumrotush Sholihah Mahasiswi Sejarah dan Kebudayaan Islam UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

SIAPA yang mengira bahwa di Thailand ada Masjid Jawa? Bukan masjid yang dibangun di Jawa kemudian dipindahkan ke Thailand, namun masjid yang memang didirikan di Thailand dengan nama Java Mosque atau yang acap dikenal dengan nama Masjid Jawa.

Masjid merupakan tempat sujud atau tempat peribadatan agama bagi kaum Muslim. Berbagai ciri khas dari mulai bentuk arsitektur hingga fungsi harian, mingguan, bulanan, maupun tahunan pun beragam di setiap masjid yang ada. Semua tergantung dengan lokasi masjid dan tradisi yang menghiasi lingkungannya. Seperti halnya Java Mosque.

Java Mosque atau sebut saja Masjid Jawa merupakan masjid tertua di Bangkok, Thailand, yang lebih tepatnya di daerah Sathron Kampung Jawa, Jalan Soi Charoen Rat Yaek 9, Yanawa, Bangkok, Thailand. Lokasinya yang berada di jantung ibukota ini membuat ketenaran Masjid Jawa ini tak dapat terelakkan lagi. Nama “Jawa” yang melingkupinya pun menambah aksesoris tersendiri dalam memikat perhatian masyarakat Muslim di Bangkok.

Masjid ini merupakan masjid yang didirikan oleh Muhammad Saleh, seorang perantau asli Jawa, sekitar tahun 1906. Oleh karena masjid ini didirikan oleh orang Jawa inilah masjid yang berada di jantung ibukota Thailand ini dibangun dengan nama Masjid Jawa atau Java Mosque. Kini masjid ini dikelola oleh cicit keturunan dari Muhammad Saleh itu sendiri.

Pada awal pembangunannya, masjid ini masih berbahan dasar kayu dengan gaya arsitekur yang unik, yakni percampuran gaya Jawa dengan seni lokal Ayuthaya. Kemudian barulah sekitar tahun 1934 Masjid Jawa ini direhab dengan menggunakan batu bata bercampur kapur. Tidak semua bagian direhab. Ornamen-ornamen seperti ukiran-ukiran kayu masih tetap dipertahankan hingga sekarang. Pada bagian atap masjid khususnya, berbentuk tajuk atau limasan seperti masjid-masjid di Jawa pada umumnya.

http://images.detik.com/customthumb/2013/01/23/1383/071445_bangkokjawa2.jpg?w=465

Bentuk ornamen dari pintu kayu masjid yang didominasi warna hijau itu pun juga masih dipertahankan alias masih sama dengan bentuk asli ketika awal pembangunan. Pada bagian dalam masjid, dinding masjid dipenuhi dengan warna putih susu yang menambah rasa kenyaman tersendiri bagi jamaah yang sedang melangsungkan ibadah. Hal ini merupakan salah satu daya tarik tersendiri bagi Masjid Jawa untuk mempertahankan jamaah yang akan selalu datang di setiap memasuki waktu sholat dan atau sekedar ingin membaca alquran.

Ada satu hal yang membedakan Masjid Jawa dengan masjid lainnya di Thailand namun sama dengan masjid-masjid di Jawa. Masjid ini memiliki Bedug dan Kentongan yang dibunyikan secara bersamaan ketika memasuki waktu sholat dan adzan hendak dikumandangkan. Bedug ini memang tidak begitu besar dan unik jika dibandingkan dengan bedug-bedug yang berada di masjid-masjid Jawa. Namun, hal ini menandakan keunikan tersendiri bagi Masjid Jawa karena keberadaannya yang di luar Jawa, bahkan Indonesia, yakni Thailand.

Masjid Jawa yang terletak di Kampung Jawa ini ramai didatangi jamaah setiap harinya dan dapat menampung sekitar 200 jamaah pada Bulan Ramadhan ketika mereka menjalankan sholat tarawih. Setiap harinya terjalankan kegiatan mengaji yang diikuti oleh semua umur. Mayoritas jamaah dari masjid ini adalah masyarakat Kampung Jawa sendiri yang penduduknya merupakan keturunan Jawa dan Melayu.

Namun tidak dapat dipungkiri juga bahwa terkadang terdapat juga beberapa jamaah turis yang mengunjungi dengan tujuan mengetahui sejarah Masjid Jawa ini atau pun hanya ingin melihat aktifitas di dalam masjid, bahkan mengikuti kegiatannya. Segala kegiatan yang dilaksanakan oleh Pengurus Masjid Jawa dan masyarakat sekitar pun tidak mengganggu aktifitas masyarakat non-Muslim di sana. Hampir tidak pernah ada kekisruhan yang terjadi antara kaum Muslim dan non-Muslim di Kota Bangkok.


Sumber

Sabtu, 19 Desember 2015

Waspadai Bahaya Syiah: Di Nigeria, Sekte Syiah Lakukan Perlawanan Terhadap Negara


Pengikut syiah di Nigeria (Afrika Barat) melakukan perlawanan terhadap negara. Mereka melakukan penghadangan terhadap rombongan Presiden Nigeria Muhammadu Buhari dan menargetkan pembunuhan atas Kepala Staf Angkatan Darat Nigeria, Letnan Jenderal Tukur Buratai.

Rombongan Presiden Nigeria Muhammadu Buhari diserang anggota sekte Syiah di Zaria, negara bagian Kaduna. Sekira 10 orang dilaporkan tewas dalam penyerangan yang terjadi pada Sabtu, 12 Desember 2015, malam waktu setempat.

Seorang saksi mata mengatakan bahwa bentrokan terjadi setelah argumen panas antara anggota sekte Syiah dan tentara Nigeria. Hal itu terkait kunjungan Presiden Muhammadu Buhari sebagai tamu sekaligus penerima penghargaan kehormatan dari Universitas Negeri Kaduna (KASU).

Kaum syiah menutup jalan yang akan dilalui rombongan Presiden Nigeria menuju pertemuan tersebut. Jalan utama yang ditutup antara lain, dari Sabon Gari ke Samaru.

"Ratusan anggota sekte (Syiah) membawa senjata berbahaya. Mereka membarikade jalan dengan api unggun, batu berat dan ban. Mereka menolak dibubarkan dan kemudian mulai menembak dan melempari rombongan dengan benda-benda berbahaya,” kata juru bicara Angkatan Darat, Kolonel Sani Kukasheka Usman, sebagaimana dikutip dari Sun News Online, Minggu (13/12/2015).

Dalam penyerangan yang diduga dilakukan ratusan militan syiah pimpinan El-Zakzaky ini, Kepala Staf Angkatan Darat, Letnan Jenderal Tukur Buratai, lolos dalam penyerangan yang diduga sebagai salah satu upaya kaum syiah untuk membunuh perwira tinggi militer Nigeria tersebut.

Seorang saksi mata mengaku melihat ada dua orang yang menolak untuk membubarkan diri saat rombangan melintas. Sehingga para pengawal presiden pun melepaskan tembakan peringatan untuk membubarkan anggota Syiah tersebut.

"Saya melihat dua tentara memohon anggota Syiah untuk membubarkan diri dan membuka jalan, tetapi mereka menolak dan kemudian tentara melepaskan tembakan," kata seorang saksi mata, Yusuf Abubakar.

Juru bicara Angkatan Darat, Kolonel Usman menegaskan bahwa penyerangan atas rombongan presiden dan upaya pembunuhan atas Kepala Staf AD ini merupakan perilaku yang tidak dapat ditoleransi.

Setelah bentrok dengan militer Nigeria, markas-markas syiah (Husainiyyah) dirobohkan pemerintah Nigeria. Rumah pemimpin sekte Syiah, Sheik Ibrahim El-Zakzaky dikepung tentara Nigeria. Namun Zakzaky tidak berada di rumah, dikabarkan telah meninggalkan rumahnya segera setelah kejadian tersebut ke suatu daerah yang dirahasiakan.

Dilansir dari Washington Post, Minggu (13/12/2015), istri pemimpin Syiah, Zeenah Ibrahim, mengatakan bahwa tentara Nigeria telah menewaskan sedikitnya 12 orang dalam pengepungan di rumahnya. (okezone)

Iran Murka

Pemerintah Iran kecam pemerintah Nigeria yang bentrok dengan kelompok syiah dan menuntut lindungi kaum syiah.

Iran memanggil duta besar dan kuasa penuh Nigeria di Teheran untuk menyampaikan protes keras menyusul bentrok mematikan antara kaum Syiah di sebelah utara negeri itu dengan militer.

Kementerian Luar Negeri Iran mengatakan, kekerasan yang melibatkan pasukan militer dengan pengikut Gerakan Islam Syiah Nigeria (IMN) "Tidak bisa diterima", tulis kantor berita resmi Iran, IRNA, Selasa, 15 Desember 2015, seperti dikutip Tempo.

Waspadai Syiah

"Nigeria menjadi bukti kesekian, membiarkan syiah berkembang di suatu negara, menjadi ancaman bagi aqidah dan keutuhan negara tersebut," ujar ustadz Abdullah Haidir, Selasa (15/12).

Hal ini juga pernah disampaikan Ketua Ulama Al-Quran Suriah, Syeikh Muhammad Kurayyim Rajih Hafizahullah.

Syeikh Muhammad Kurayyim Rajih: “Kami di Syria dahulu seperti kamu hidup damai sehingga kami lupa karena sudah membiarkan Syiah berkembang secara perlahan. Akhirnya sekarang Syiah memerintah kami, membunuh anak-anak kecil kami dengan kapak dan memperkosa wanita Ahli Sunnah Wal Jama’ah. Jangan lupa dan jangan sesekali biarkan Syiah berkuasa di sana. Jika kamu tidak ingin terjadi seperti apa yang menimpa kami. Jangan kamu lakukan seperti yang kami lakukan karena membiarkan mereka (Syiah) berkembang. Mereka adalah agenda Amerika dan Yahudi. Penggagas mereka adalah Abdullah bin Saba’ (orang Yahudi yang berpura-pura masuk Islam). Saya akan selalu mendo’akan kalian semua yang ada di Indonesia, Malaysia, Brunei, Singapura, Thailand Islam Melayu bagian selatan agar tidak berlaku seperti kami di Syria. Aamiin.”

Kamis, 17 Desember 2015

Mengungsi ke Turki dan Sukses, Al-Husain pun Berterimakasih kepada Erdogan

 Warga Suriah hijrah meninggalkan rezim brutal dan represif di negerinya. Jutaan dari mereka berbondong-bondong mengungsi ke Turki. Tak hanya menemukan atap untuk berteduh, banyak dari para pengungsi itu yang menjadi entrepreneur dan memulai bisnis mereka sendiri.

Salah seorang di antaranya ialah muslimah Suriah bernama Duaa Al-Husain. Ia masih berusia 19 tahun kala datang ke Turki pada tahun 2013. Bersama keluarga besarnya, ia pergi menyelamatkan diri dari konflik bersenjata dan penindasan rezim tiran.






“Keluarga kami dulunya tinggal di Damaskus. Bombardir dan tekanan dari pihak rezim tersebar di mana-mana. Kami tidak bisa pergi ke mana-mana. Aparat keamanan menciduk orang seenaknya ke penjara tanpa diperiksa. Banyak teman-teman dan kerabatku yang tewas terbunuh,” tutur Al-Hussain.

Dua tahun berlalu, dara umur 21 tahun itu kini mengelola bisnis sendiri di Istanbul bersama rekannya. Mereka bekerja memasarkan dan menjual real estate kepada orang-orang yang berasal dari negara berbahasa Arab.

“Aku punya delapan orang karyawan dan tiga kantor di Istanbul,” kata Al-Hussain kepada kantor berita Anadolu pada Senin (14/12) kemarin. “Turki telah begitu baik untukku.”

Pengungsi Suriah lainnya, Kinan Al-Kurdi, 38 tahun, datang ke Turki tanpa sepeserpun uang pada tahun 2012. “Aku memulai hidup baruku layaknya seorang bayi baru lahir. Aku memulai perjalanan bisnisku sebagai manajer usaha waralaba di sebuah perusahaan furnitur Turki. Setelah beberapa lama, aku mulai mengelola showroom-ku sendiri di Istanbul (dengan fokus pada) produk furnitur untuk anak,” cerita Al-Kurdi dalam wawancaranya hari Senin (14/12) kemarin.

Konflik Suriah hingga kini telah menyebabkan 4 juta warganya (seperenam dari total populasi) pergi mencari perlindungan di negeri-negeri tetangga. Menurut PBB, kondisi itu merupakan krisis pengungsi terbesar selama seperempat abad terakhir.

Turki pun kini menjadi negara penampung pengungsi terbanyak di dunia, dengan adanya 2.291.900 pengungsi Suriah.

Di kebanyakan negara, khususnya di negara-negara maju, para pengungsi yang menjauhkan diri dari perang dan konflik itu tidak diperbolehkan mencari pekerjaan, dan ditambah lagi akan mendapat hukuman jika diketahui bekerja di sektor informal.

Tetapi di Turki, situasinya berbeda. Pemerintah Turki mengeluarkan izin penduduk bagi para pengungsi Suriah yang telah terdaftar dalam sistem. Warga Suriah yang memegang surat izin tersebut pun berhak untuk bekerja di Turki dan berhak pula menikmati layanan kesehatan secara cuma-cuma.

Bagi Alhusain, dukungan dari pihak Turki itu membuatnya terbantu. Dia mendapat kesempatan untuk belajar bahasa Turki dan merengkuh pendidikan tinggi. Dengan status sebagai pengungsi, di bangku kuliah itulah bidang real estate dia dalami.

Kini dia menjalankan bisnis real estate yang terbilang sukses, ditunjang keunggulannya karena mampu bercakap-cakap dalam bahasa Arab.

“Kami menjalin hubungan dengan kalangan berbahasa Arab yang ingin berinvestasi di Turki,” kata Al-Husain. “Bisnisnya berjalan baik. Kami berencana untuk melakukan diversifikasi usaha, masuk ke bidang ekspor dan pariwisata.”

Al-Husain memuji keramahtamahan warga Turki terhadap para pengungsi Suriah. Sebagai negara yang menampung jumlah pengungsi terbesar, Turki sejauh ini telah membelanjakan hampir 9 milyar dollar untuk menolong 2.3 juta pengungsi Suriah.

“Tidak ada satupun negara lain yang berbuat seperti yang dilakukan Turki bagi para pengungsi Suriah. Negeri yang indah ini membuka pintu seluas-luasnya bagi pengungsi Suriah sepertiku,” tambah Al-Husain. “Aku ingin berterimakasih kepada rakyat Turki dan khususnya pemimpin negeri ini, Recep Tayyip Erdogan.”

Perasaan serupa juga diungkapkan Al-Kurdi. Dia merasa berterimakasih kepada Turki. “Kami punya dua target: untuk bekerja keras dan untuk menjadi tamu yang baik.”

Berkat bantuan Turki pula, Al-Kurdi dapat belajar bahasa negeri khilafah Utsmani itu.

“Memang ada satu dua kendala, seperti mencarikan sekolah buat anak-anak saya. Tetapi, alhamdulillah, saya tidak pergi ke Yunani atau Eropa. Saya dapat menjalani hidup di sini, di Turki,” pungkasnya. (ismed/aacomtr)

Sumber : http://islamedia.id/mengungsi-ke-turki-dan-sukses-al-husain-pun-berterimakasih-kepada-erdogan/

Deretan Tokoh Dunia Yang Anti-Islam

Donald Trump dan Terry Jones

Yang baik selalu ada yang membenci, mungkin ungkapan ini cocok untuk menggambarkan bahwa agama Islam selalu mendapat tantangan dari beberapa orang yang anti-Islam.

Tak hanya dari kalangan masyarakat biasa, beberapa tokoh dunia pun juga ada yang menentang Islam dan bahkan menyebarkan kebencian terhadap Islam. Hal itu dibuktikan dengan pernyataan mereka yang membuat umat Muslim di seluruh dunia geram.

Ada beberapa alasan mengapa tokoh-tokoh ini sangat membenci Islam. Berikut dikutip Wow Menariknya dari Republika deretan tokoh dunia yang sangat anti-Islam dengan pernyataan kontroversialnya.

6. Marine Le Pen

(foto: lazerhorse.org)

Marine Le Pen adalah pemimpin Front Nasional Prancis. Pada tahun 2010 lalu, dia pernah mengatakan bahwa Muslim yang shalat di luar masjid sama saja dengan pendudukan Nazi.

Dia menolak keras aksi shalat berjamaah yang dilakukan kaum Muslim Prancis di jalanan. Oleh sebab itu, shalat berjamaah di jalanan pun dilarang di Prancis pada tahun 2011. Le Pen pun mengaku pernyataan itu merupakan upaya memperoleh dukungan suara dari warga Prancis ketika itu.

5. Terry Jones

(foto: nbcmiami.com)

Dalam peringatan peristiwa 9/11 pada tahun 2010 silam, pendeta kontroversial Amerika Serikat, Terry Jones ditahan di Florida setelah mengumumkan rencananya akan membakar sekitar 3.000 kopi Alquran.

Ketika itu, dia mengendarai sebuah truk yang menarik Alquran yang disiram minyak tanah. Dia mengatakan berencana membakar 2.998 salinan Alquran di taman Tampa Bay. Namun aksinya tersebut segera dihentikan polisi.

Jones menyatakan kebenciannya terhadap Islam dilatarbelakangi karena Islam melarang kebebasan berbicara. Dia juga pernah berdemo di depan masjid di Dearborn, Michigan, sambil menyerukan kepada warga AS untuk merebut kembali negara mereka atas kemungkinan dominasi Muslim di AS,

4. Salman Rushdie

(foto: radiotimes.com)

Sebuah novel bertajuk "The Satanic Verse" telah membuat marah umat Muslim di seluruh dunia. Tak lain penulis novel tersebut adalah Salman Rushdie.

Novel yang ditulisnya pada tahun 1998 itu diduga berisi penghujatan terhadap Allah SWT dan Nabi Muhammad SAW. Karena dianggap penghinaan, buku ini dilarang di beberapa negara, termasuk Iran.

Pemimpin Iran, Ayatollah Khomeini, pada tahun 1989 mengeluarkan fatwa yang memerintahkan kaum Muslim untuk memburu Rushdie. Fatwa tersebut telah membuat Rushdie hidup dalam persembunyian selama sembilan tahun.

Bahkan, seorang penerjemah asal Jepang yang mengalihbahasakan novel itu ditikam mati pada 1991. Dan yang terlibat dalam publikasi novel tersebut juga diserang.

Tak hanya itu, Rushdie juga pernah menuding Arab Saudi sebagai dalang di balik meluasnya ajaran Islam ke garis keras.

3. Geert Wilders

(foto: lampungx.com)

Anggota parlemen asal Belanda ini secara terang-terangan membenci dan memerangi Islam. Pria kelahiran 6 September 1963 itu bicara blak-blakan bagaimana kebenciannya terhadap kaum Muslim.

Ketika ditanya apakah ia membenci Islam, Wilders dengan tegas menjawab, "Tidak! Jangan salah. Saya tidak membenci orang-orang yang beragama. Saya tidak membenci Muslim, saya tidak membenci Yahudi, saya tidak membenci Kristen. Saya tidak ada masalah dengan mereka," katanya.

"Saya tidak membenci orang-orang Islam. Yang saya tidak suka adalah ideologinya, Islam nya sebagai agama, syariahnya. Islam itu berbahaya untuk kebebasan, kemerdekaan," lanjut pendiri Partij voor de Vrijheid itu.

"Secara ideologi, Islam itu berbahaya!"

2. Ben Carson

(foto: npr.org)

Ben Carson merupakan calon presiden Amerika Serikat dari Partai Republik. Dia dengan tegas mengatakan ia tidak percaya seorang Muslim bisa terpilih sebagai presiden di Amerika Serikat. Menurutnya, ia tidak setuju jika AS dipimpin oleh seorang Muslim.

Aku benar-benar tidak setuju menempatkan seorang Muslim untuk bertanggung jawab terhadap bangsa ini," ujar Carson menanggapi pertanyaan NBC dalam acara 'Meet the Press', dilansir Fox News, Senin (21/9/2015).

1. Donald Trump

(foto: nationalrewiew.com)

Pada hari Senin tanggal 7 Desember 2015, Donald Trump, calon presiden AS dari Partai Republik, mengusulkan untuk menutup total semua akses masuk ke AS terhadap kaum Muslim.

"Larangan ini sampai kita dapat memahami masalah dan ancaman bahaya yang ada. Negara kita tidak bisa menjadi korban serangan mengerikan oleh orang-orang yang hanya percaya jihad tapi tidak menghormati kehidupan manusia," kata Trump seperti dilansir Associated Press.

Tak hanya itu, dalam kampanyenya di Sarasota, Florida, pada hari Sabtu (29/11), Trump mengatakan Muslim menjadi lebih liar setelah tragedi penyerangan gedung World Trade Center pada 11 September 2001 di New York.

Pada dasarnya agama Islam itu mengajarkan kebaikan bukan menyebarkan kebencian. Namun banyak orang yang salah kaprah menanggapi Islam yang sejatinya.

Sumber: yesmuslim.blogspot.com

Ayat Kursi di Kabin Rio Haryanto Dipuji Publik Malaysia

Pembalap muda asal Indonesia ini memang benar benar membanggakan Indonesia, setelah tahun ini Rio Haryanto berhasil membuat Indonesia Raya beberapa kali berkumandang di sirkuit besar Eropa dalam ajang GP2 yang notabene hanya 1 tingkat dibawah F1.

Kini Rio Haryanto membuat publik malaysia kagum dan banjir pujian setelah sebuah foto yang memperlihatkan ada sebuah kertas yang bertuliskan ayat kursi tertempel di sisi kanan kemudinya.





“Rio Haryanto, 22 pelumba hebat Grand Prix 3 (GP3) dari Indonesia menampal surah Al – Baqarah ayat 255 dikereta lumbanya. Beliau akan membaca dan berdoa setiap kali perlumbaan bermula,”

Inilah yang dinamakan usaha itu selalu dibarengi dengan doa, maka tidak heran Rio Haryanto sudah beberapa kali mengumandangkan Indonesia Raya di podium dan menjadi salah satu pembalap yang berpotensi besar memasuki ajang paling bergengsi Formula 1.






Rio Haryanto sendiri saat ini masih berjuang untuk mengumpulkan dana, demi menjaga peluangnya mencetak sejarah sebagai pembalap Indonesia pertama yang tampil di F1.

Namun sekarang Rio Haryanto sedang mengalami sedikit kendala dalam upayanya naik kelas ke Formula 1. Rio Haryanto setidaknya membutuhkan dana sekitar 15 juta euro, atau sekitar Rp 222 miliar. Dana sebanyak itu akan digunakan untuk membiayai tim yang dia perkuat dan kendaraan yang bagus agar kompetitif. Rio Haryanto sekarang sedang berusaha mencari sponsor supaya bisa memenuhi persyaratan yang angkanya tidak sedikit ini .

Maju terus Rio Haryanto! Kamu mendukungmu!





Sumber : yesmuslim.blogspot.com

Rabu, 16 Desember 2015

Pakar Forensik Reka Wajah Yesus Tuai Kontroversi, SEPERTI APA WAJAH nya ?

Dalam setiap penggambarannya, wajah Yesus selalu identik dengan muka khas orang Kaukasia. Rambut panjang sebahu berwarna cokelat. Namun pakar forensik ternyata memberikan penggambaran yang pada wajah Yesus.

Dia adalah pakar forensik yang sudah pensiun, bernama Richard Neave. Dalam menyusun ulang wajah Yesus, Neave mempelajari lebih dulu pola tengkorang bangsa Semit (keluarga yang berasal dari Timur Tengah).





Kemudian pola penggambaran dilakukan dengan menggunakan teknik forensik modern yang kerap digunakan saat ini.

"Hasilnya, Yesus memiliki wajah yang lebih lebar, bola mata hitam, jenggot yang lebat dan rambut keriting pendek, serta warna kulit yang lebih gelap," ujar Neave, seperti dikutip dari Daily Mail, Rabu, 16 Desember 2015.

Setelah wajah asli Yesus versi Neave ini dipublikasi, banyak orang berpendapat jika penggambaran ini mirip dengan tipikal warga Yahudi yang ada di Timur Tengah. Tepatnya di wilayah Galilee, sebelah utara Israel.

"Ini penggambaran yang saya ambil saat Yesus telah menjadi laki-laki dewasa di tempat dia tinggal saat usianya seperti itu," ujar Neave.





Sayangnya, tetap saja banyak orang yang menganggap penggambaran ini masih jauh dari akurat. Hal ini dikarenakan Neave juga tidak merekayasa ulang wajah Yesus dari tengkorak asli yang dikonfirmasi sebagai milik Yesus.
Oleh karena itu, Neave menggunakan antropologi forensik berdasarkan fragmen informasi dari Injil. Ini dilakukan untuk menciptakan penggambaran yang sesuai dengan figur relijius itu.

"Teknik yang kami gunakan memanfaatkan data arkeologi dan budaya, sama dengan data forensik yang digunakan untuk memecahkan teka-teki di kepolisian saat kejahatan terjadi," katanya. (ase)

Sumber : http://teknologi.news.viva.co.id/news/read/711618-pakar-forensik-reka--wajah-yesus---tuai-kontroversi 






Terungkap Wajah Asli Yesus yang Sebenarnya



Ilmuwan Inggris telah menemukan potret baru wajah Yesus. Rupanya gambar ini berbeda dengan apa yang selama ini digambarkan di berbagai lukisan atau potret yang dipajang di banyak gereja. Selama ini para ilmuwan meyakini bahwa sampai saat ini penampakan gambar Yesus adalah murni dari imajinasi seniman. Tidak ada kerangka dan DNA untuk menganalisa secara akurat. Bahkan Kitab Suci Perjanjian Baru tidak pernah memberikan gambaran yang jelas tentang rupa Yesus Kristus. 


Namun demikian, seperti dikabarkan TheSun, Selasa (15/12/2015), kemajuan dalam ilmu antropologi forensik memungkinkan para ahli menciptakan apa yang mereka yakini, yaitu menemukan gambaran paling akurat dari Yesus. Dibantu oleh ahli arkeolog dari Israel, para ahli ini menggunakan metode yang sama dengan polisi saat melacak penjahat untuk menemukan penampakan wajah aslinya.


 Richard Neave, seniman ahli medis (dokter) lulusan University of Manchester yang memimpin penelitian ini, selama dua dekade telah berhasil merekonstruksi puluhan wajah terkenal, mulai dari Philip II dari Makedonia hingga ayah dari Alexander Agung Raja Midas Frigia.

Neave dan timnya kemudian menggunakan computerized tomography untuk membuat irisan sinar X dari sebuah tengkorak. Hal ini bertujuan untuk mengumpulkan data yang kompleks tentang struktur wajah, otot, dan kulit. Dengan teknologi ini, para ilmuwan mampu membangun gambaran tiga dimensi rekonstruksi wajah Yesus.

Uniknya, pencarian para ahli ini tidak menemukan sama sekali penampakan Yesus Kristus dengan rambut emasnya, bermata sayu, berkulit pucat, dan gambaran umum lainnya tentang sosok Yesus seperti yang diyakini dan tergambarkan banyak orang hingga saat ini.

Berlawanan dengan kepercayaan populer, para ahli justru meyakini bahwa Yesus Kristus memiliki mata gelap, bertubuh pendek seperti kebanyakan orang saat itu dan berjanggut tebal seperti orang Yahudi pada umumnya.

Sementara itu, Alison Galloway, seorang profesor antropologi dari University of California mengatakan, “Gambaran Neave tentang sosok Yesus Kristus merupakan gambaran yang mungkin lebih dekat dengan kebenaran daripada pekerjaan banyak guru besar lainnya.” (Ibo)

Sumber : http://lifestyle.liputan6.com/read/2390420/terungkap-wajah-asli-yesus-yang-sebenarnya

Hasil Investigasi MUI Temukan Penyimpangan Bupati Purwakarta



Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat, KH. Ma’ruf Amin mengungkapkan kebijakan Bupati Purwakarta soal budaya dapat menganggu keharmonisan masyarakat.

“Dia punya paham boleh saja. Tapi jangan menggunakan kekuasaan bupati unuk mengembangkan pahamnya. Ini juga dapat menyulut konflik,” ujarnya di Jakarta, Kamis (10/12/2015), lansir Islampos.

Menurutnya, budaya boleh dilakukan selama tidak bertentangan dengan agama masyarakatnya.

KH. Ma’ruf Amin mengungkapkan, MUI Pusat telah mengirim tim investigasi ke kota yang dikenal sebagai Kota Santri tersebut.

Investigasi MUI menemukan berbagai penyimpangan kebijakan oleh Dedi Mulyadi, diantaranya pembuatan patung-patung yang bernuansa Hindu Bali.

Laporan itu, lanjut Kyai yang juga menjabat sebagai Rais Aam PBNU ini, akan dilimpahkan ke MUI Jawa Barat agar ditindak lanjuti.

Sebelumnya, MUI Purwakarta telah mengirim surat mediasi yang ditujukan kepada Purwakarta Dedi Mulyadi, 15 Oktober 2015 lalu. Surat tersebut untuk merespon kebijakan-kebijakan Bupati Purwakarta yang dinilai kontroversial dan dikeluhkan masyarakat, khususnya di kalangan ulama, ormas Islam, tokoh agama, dan Pimpinan Pondok Pesantren di Kabupaten Purwakarta,

34 Negara Islam Bentuk Aliansi Militer Melawan Terorisme, Indonesia dan Iran Tidak Ikut


RIYADH - Arab Saudi telah mengumumkan pembentukan koalisi militer 34 negara Islam untuk memerangi terorisme, demikian pernyataan bersama yang diterbitkan oleh kantor berita Saudi SPA, Selasa (15/12/2015).

"Negara-negara yang disebutkan di sini telah memutuskan pembentukan aliansi militer yang dipimpin oleh Arab Saudi untuk memerangi terorisme, dengan pusat operasi gabungan yang berbasis di Riyadh untuk mengkoordinasikan dan mendukung operasi militer," kata pernyataan itu.

Koalisi berkewajiban melindungi negara Islam dari kejahatan semua kelompok terroris dan organisasi sekte apapun.

"Kewajiban untuk melindungi negara Islam dari kejahatan semua kelompok dan organisasi -apapun sekte dan nama mereka- yang mendatangkan kematian dan kerusakan di muka bumi dan bertujuan untuk meneror orang yang tidak bersalah," demikian bunyi pengumuman.

"Pengumuman ini berasal dari kewaspadaan dunia Islam dalam memerangi penyakit ini sehingga dapat menjadi mitra, sebagai kelompok negara-negara, dalam perjuangan melawan penyakit ini," kata Menteri Pertahanan Saudi Muhammad bin Salman dalam konferensi pers di Riyadh, Selasa (15/12).

Aliansi 34 negara Islam yang dipimpin Saudi ini termasuk Turki, Pakistan, Malaysia. Tapi Indonesia dan Iran tidak masuk dalam aliansi ini.

Berikut daftar lengkap 34 negara:
1. Saudi Arabia 2. Jordan 3. United Arab Emirates 4. Pakistan 5. Bahrain 6. Bangladesh 7. Benin 8. Turkey 9. Chad 10. Togo 11. Tunisia 12. Djibouti 13. Senegal 14. Sudan 15. Sierra Leone 16. Somalia 17. Gabon 18. Guinea 19. Palestinians 20. Comoros 21. Qatar 22. Cote d'Ivoire 23. Kuwait 24. Lebanon 25. Libya 26. Maldives 27. Mali 28. Malaysia 29. Egypt 30. Morocco 31. Mauritania 32. Niger 33. Nigeria 34. Yemen.

Foto: Wakil putra mahkota dan Menhan Saudi Muhammad bin Salman saat berbicara dalam konferensi pers di Riyad (15/12).

Sumber: CNN, middleeastupdate

***

Iran tidak masuk aliansi kemungkinan karena negara Syiah.
Kalau Indonesia?

Ketegangan Semakin Tinggi, Pertemuan Antara Putin Dan Erdogan Resmi Dibatalkan


 http://cdn.sindonews.net/dyn/620/content/2015/12/10/41/1068406/aksi-di-irak-bikin-hubungan-turki-rusia-makin-runyam-QEm.jpg

PERTEMUAN antara Presiden Vladimir Putin dan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan pada 15 Desember resmi dibatalkan. Hal itu terjadi, karena hubungan diantara mereka semakin buruk akibat insiden penembakan pesawat Rusia yang berada di wilayah Turki.

Pertemuan antara pemimpin kuat itu telah disepakati pada KTT G-20 di Turki tanggal 16 November lalu. Namun tidak lebih dari seminggu kesepakatan itu dibuat, terjadilah insiden penembakan tersebut yang memperburuk hubungan di antara mereka.

“Pertemuan ini tidak akan terjadi. Hal ini tidak direncanakan,” kata juru bicara Kremlin Dmitry Peskov kepada wartawan dikutip dari World Bulletin, Senin (14/12/15).

http://cdn.ar.com/images/stories/2015/12/erdogan-dan-Putin.jpg

Saat ini memang Putin dan Erdogan saling mendiamkan satu sama lain. Namun tak dapat dipungkiri, bahwa mereka terlibat perang kata-kata di berbagai media.

Putin marah karena merasa dilecehkan atas pernyataan Erdogan di KTT iklim di Prancis akhir bulan. Imbasnya, Putin menolak panggilan telepon dari pemimpin Turki itu.

Ketegangan semakin tinggi, menyusul klaim Rusia yang menyatakan salah satu kapal di Laut Aegean telah menembakkan tembakan peringatan untuk menghindari tabrakan dengan kapal nelayan Turki.

Sumber

Mengharukan, Foto Suami Buta Kayuh Sepeda dan Istri Cacat Menunjuk Arah





Kesempurnaan fisik bukanlah hal mutlak untuk berlaku romantis terhadap pasangan. Banyak pasangan yang mempunyai fisik sempurna, namun hubungan dengan pasangannya kandas di tengah jalan.

Banyak juga pasangan yang fisiknya tidak sempurna, namun mereka bisa menjalin hubungan yang harmonis dan langgeng bahkan sampai mereka tua.

Seperti sebuah foto sepasang suami istri yang tersebar luas di sosial media dalam beberapa waktu terakhir ini membuat para netizen terharu dan ngacungin jempol.

   



Seperti terlihat dalam foto, pria tua yang mengayuh sepeda itu merupakan suami dari seorang wanita tua di depannya.

Sekilas, foto ini memang biasa saja. Namun tahukah kamu kalau ternyata pria tua itu adalah buta?

Dan bukan hanya itu, ternyata wanita tua di depan pria tua itu juga ternyata fisiknya cacat loh.

Yang membuat orang berdecak kagum adalah, pria tua yang tidak bisa melihat ini mengayuh sepeda dan istrinya yang cacat inilah yang menjadi penunjuk arah.

Luar biasa, meskipun pasangan ini sama-sama mempunyai fisik yang tidak sempurna, tetapi mereka bisa saling melengkapi dan terus semangat berjuang untuk mencari nafkah.

Foto pasangan yang saling melengkapi kekurangan mereka ini pun membuat para netizen menjadikan mereka sebagai inspirasi.

Mereka yang mempunyai kekurangan fisik saja bisa hidup harmonis dan saling melengkapi, kenapa kita yang mempunyai fisik yang sempurna tidak bisa?

Foto inipun mendapatkan banyak pujian dari para netizen, mereka menganggap ini bisa dijadikan inspirasi bagi kita yang fisiknya sempurna.

“Mungkin ini yg disebut2 dlm Quran bahawa si suami telah dikurniakan si isteri yg sememangnya tulang rusuk kiri si suami susah senang,jatuh bangun bersama bediri teguh sang suami kerana sokongan padu, kukuh dan tabahnya si isteri…kepayahan & kesusahan hanya di dunia, tapi yg lebih kekal abadi di akhirat kelak Amin..” komentar Ejans.

“Subhanaallah … indahnya hidop mereka be2 … saling melengkapi … hebat aturan Allah untk hambaNya …. semoga mereka mendapat syurga Allah suatu hari nnti … amin …” tambah Elly dalam komentarnya.

Melihat foto pasangan ini, bagaimana komentar kalian? [HP – Sebarkanlah.com] Sumber | republished by (YM) Yes Muslim ! Sumber : xxxxxxxxx

Dituduh Lakukan Penusukan, Gadis Palestina Ini Ditembak Mati Pasukan Israel


 https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhE_w55SuLelHf6j28pWnsdWEHw7SNh-64yr03uGEMpVxDK-MnU8Anb-qXerC14KUYBdml769-0vOxLjmOshYOLTSp88Yt1PSwlgK6NsPprV2JYQtizKVEg37ag7iRY915SrF4-4Y-2CTTP/s1600/girl-490x258.jpg

SEORaNG gadis Palestina wafat karena mengalami luka serius akibat ditembak pasukan Israel, pada hari ahad (13/12/2015). Ia ditembak dengan alasan melakukan serangan penusukan di pemukiman Kiryat arba, al-Khalil.

Media Ibrani melaporkan, gadis itu mengalami luka. Namun, tidak ada keterangan yang menjelaskan identitas gadis itu dan dugaan serangan penusukan yang ia lakukan.

Dilansir dalam PIC, tentara Israel seringkali cepat mengeksekusi warga Palestina yang dicurigai melakukan serangan penusukan. Dibeberapa kesempatan, seringkali pasukan Israel menyimpan pisau di samping jasad warga Palestina.


Sumber

78 Umat Yahudi Serang Mesjid Al-Aqsa Di Bawah Perlindungan Pasukan Israel



https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh9qH6QlOcYii_NEgboQ_HHknB-isnUCQ724-2WgQ1ZKMGRTEeqreKslYtRKnCUx9tgm_YQ0mBiL7EXugp1KvN7n5rYqdO83l0c_V0o244E8_uc8RUtKZghdtpMxQWQlKOBcSIso0Ygl1eo/s1600/78-490x301.jpg


SEBANYAK 78 pemukim Israel melakukan penyerangan terhadap mesjid Al-Aqsa pada hari Ahad (13/12/2015). Mereka datang melalui gerbang Magharibeh dibawah perlindungan pasukan Israel.

Organisasi mahasiswa dan wanita Yahudi melakukan penyerangan ini dalam rangka merayakan perayaan Yahudi, Hanukkah. Sementara itu, umat Islam yang berada di sana bergegas perge ke tempat kejadian perkara meski sedang turun hujan besar.

Polisi Israel mengancam para jemaah muslim untuk memasuki kawasan Mesjid Al-Aqsa pada hari Senin (14/12/2015). Selain itu, para penyerang Yahudi membawa foto yang menghasut polisi Israel agar menghukum warga Palestina.

https://dkm2alikhlas.files.wordpress.com/2009/02/the-real-masjid-al-aqsa-3.jpg

Para warga Palestina bangga dan sabar dalam mempertahankan Mesjid Al-Aqsa. Mereka menekankan, jika Mesjid ini akan terus menjadi milik umat Islam, dan tidak akan pernah dibagi dua dengan umat Yahudi. Selain itu, umat Islam tidak akan pernah membiarkan umat Yahudi membangun proyek mereka di mesjid al-aqsa.

Dilansir dalam PIC, pemerintah Israel masih melakukan pembatasan terhadap warga Palestina yang terdaftar dalam daftar hitam, dan menyita kartu identitas warga.

Sumber

Selasa, 15 Desember 2015

Inilah Tempat Eksekusi Hukum Pancung di Saudi





Di Arab Saudi, ada satu tempat khusus yang memang disediakan untuk pelaksanaan Qisas atau eksekusi mati dengan cara memenggal kepala.

Dream - Mayoritas Muslim tentu pernah mendengar sekaligus memahami istilah Qisas. Qisas adalah prinsip hukum yang mensyaratkan pembalasan setara. Contohnya, dalam kasus pembunuhan, jika seseorang membunuh korbannya hingga mati maka si pelaku harus dihukum mati pula.

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgqZPaCEZC27zVr_4FmlpCGau5I1SajYPDHHiivQ9DfTIzUm5wIRdy4CpWBxfpwquujSN4uMTZqmfT_oRlwaNnExIB611_N1YAGS4xaFMe3OMFocISD7xqTD2p-xBv2WfZaIZOzcAJUHWg/s1600/Masjid%252520Qisas%252520Jeddah6.jpg


Qisas diterapkan oleh negara-negara yang memberlakukan syariat Islam. Salah satunya adalah Arab Saudi. Di Arab Saudi bahkan ada satu tempat khusus yang memang disediakan untuk pelaksanaan Qisas atau eksekusi mati dengan cara memenggal kepala. Hukuman pancung dijatuhkan kepada mereka yang melakukan kesalahan yang melibatkan kematian.

Adalah Masjid Qisas. Masjid ini terletak di Balad Jeddah, berhadapan langsung dengan Departemen Luar Negeri Kerajaan Arab Saudi. Lokasinya tepat di antara Jalan Bagdadiyah, Jalan Syeikh Al Juffali dan Jalan Madinah.

Meski digunakan sebagai tempat Qisas, tempat ini sama sekali tak terkesan menyeramkan. Tak jauh berbeda dengan masjid kebanyakan, pelataran parkir masjid ini bahkan kerap digunakan anak-anak sebagai arena bermain.

Dahulu tempat ini bernama Masjid Syeikh Ibrahim Al-Juffali. Konon, nama tersebut diambil dari nama Syeikh Ibrahim, seorang warga Jeddah kaya raya yang membangun masjid itu.

Meski secara umum tak menyeramkan, ada satu sudut masjid yang menjadi lokasi eksekusi mati atau hukuman pancung. Posisinya persis di samping masjid. Luasnya tak seberapa bahkan terbilang kecil kurang lebih 25 meter persegi dan berlantai keramik.

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjz5OJ3fZmkPMHCww8firSgoIse7NlSfF1YH6YygUD1kPoCcdxkK6AEXrxvyp6RVmq2uii6lrx3Iq_PK33EOn_czF5Pr1TCeWHmqqH_OpuluYOkijaddik7CifVhuAz-7j04FAde9Wc7is/s1600/Masjid%252520Qisas%252520Jeddah8.jpg
 
Hukuman pancung dijatuhkan kepada mereka yang melakukan kesalahan yang melibatkan kematian.


Kabarnya, eksekusi mati di tempat tersebut biasanya dilakukan secara terbuka setelah salat Jumat. Warga sekitar bisa menyaksikan langsung seorang terpidana dipenggal hingga mati dengan leher terpisah dari tubuh.

Begitu kepala terpenggal, lantai di sana akan langsung disiram dan dibersihkan. Dalam sekejap tempat tersebut kembali bersih seperti tak terjadi apa-apa. Jenazah langsung dibersihkan dan disalatkan di Masjid Qisas sebelum akhirnya dimakamkan.

(Ism, Berbagai sumber)

Sumber : http://www.dream.co.id/jejak/inilah-tempat-pelaksanaan-hukum-pancung-di-arab-saudi-150930d.html 

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh-n8JGWQd-PgCnQ2NUXV1Vr1rN7sKA9dL_YQJjJq7W7JpJO524aA_sfdz6VfD20I0VFUg_oy6nZg1iqBhrLWPf0-krcLFGcuhVdzCSuDIiySGe3lNTHczVSkkMUf3wlB9KMRYNJRQj0pq8/s1600/22+-+masjid+kisas.JPG
Sumber | republished by (YM) Yes Muslim ! Sumber : xxxxxxxxx

Perkembangan Islam Di Kota Rotterdam, Negeri Kincir Angin Belanda


rotterdam

Geliat kehidupan muslim di Rotterdam juga tidak terlepas dari banyaknya organisasi-organisasi muslim di Rotterdam. Mereka secara rutin mengadakan berbagai kegiatan keislaman seperti pengajian dan belajar membaca Al-Qur’an 

Rotterdam adalah kota terbesar ke dua di Belanda dan salah satu kota pelabuhan terbesar dan tersibuk di dunia. Mungkin karena faktor itulah, Rotterdam adalah kota dengan prosentase penduduk asing tertinggi di Belanda. Sekitar 47% penduduk Rotterdam merupakan ketururnan Suriname, Turki, Maroko, Aruba, dan lain-lain. Karakteristik kota Rotterdam adalah kota ini tampak cantik dengan arsitektur bangunan modern, berbeda dengan kota-kota lain di Belanda yang khas dengan bangunan kota tua dan peninggalan jaman dulu. Ikon arsitektur terkenal di Rotterdam antara lain Erasmus Bridge, Cubic House dan Euromast. Di bidang pendidikan, universitas utama di Rotterdam adalah Erasmus University Rotterdam (EUR), dengan Fakultas Kedokteran-nya (Erasmus Medical Center) sebagai tempat penulis belajar. 

Kurang lebih 13% warga Rotterdam beragama Islam. Tidak sulit untuk menemukan makanan halal di sini. Yang menarik, walikota Rotterdam saat ini beragama Islam. Beliau adalah Ahmed Aboutaleb, warga Belanda yang memiliki garis keturunan Maroko yang menjadi walikota Rotterdam sejak bulan Januari 2009. Beliau adalah satu–satunya walikota muslim di negeri Belanda. Di Rotterdam, kita dengan mudah menemukan masjid yang banyak tersebar di seluruh penjuru kota. Namun, banyak masjid yang tidak tampak sebagai masjid, karena bangunannya tampak seperti apartemen yang menyatu dengan rumah-rumah, apartemen, atau kantor di sekelilingnya. Hanya satu dua masjid saja yang tampak sebagai masjid, seperti adanya menara dan kubah khas masjid. Pendatang baru mungkin akan kesulitan mencari lokasi-lokasi masjid tersebut, meskipun sebenarnya ada di mana-mana. 

Masjid-masjid tersebut dikelola oleh warga keturunan Turki, Maroko, Pakistan, Somalia, Boznia atau Indonesia. Uniknya, sebagian masjid di Rotterdam dulunya adalah bangunan bekas gereja yang kemudian beralih fungsi menjadi masjid. Oleh karena itu, banyak bangunan masjid di Rotterdam dari luar tampak seperti bangunan gereja, gedung, atau rumah biasa. Masjid Essalam (Gambar 1) yang terletak di bagian selatan kota Rotterdam, adalah masjid terbesar di Belanda. Masjid ini terletak tidak jauh dari Stadion de Kulp, kandang dari klub sepakbola Feyenoord. Melalui tulisan ini, kami ingin menggambarkan sedikit tentang kehidupan muslim di Rotterdam.
Masjid-Essalam
Gambar 1. Masjid Essalam

Aktivitas pelajar muslim di Erasmus Medical Center (EMC)

Seperti halnya kampus fakultas kedokteran (FK) lainnya, kampus FK EUR menjadi satu kompleks dengan rumah sakit (EMC). Di gedung fakultas, terdapat satu ruang khsusus untuk shalat yang memadai, cukup luas dengan tempat shalat putra dan putri yang dipisah. Sedangkan di rumah sakit EMC, terdapat 2 tempat shalat yang bisa dijadikan alternatif. Sambil menunggu waktu shalat, kita bisa berbagi pengalaman dengan pelajar muslim lainnya yang sebagian besar merupakan warga keturunan Turki atau Afghanistan, dan ada pula (meskipun sedikit) yang dari Irak, Maroko, Pakistan dan bahkan warga Belanda. Apabila masuk waktu shalat, kami leluasa meninggalkan kelas dengan pemberitahuan terlebih dahulu ke dosen yang mengajar, mereka tidak keberatan sama sekali. Begitu pula apabila shalat Jumat. Kami biasa shalat jumat di musholla di gedung fakultas, meskipun hanya sedikit jamaah yang hadir, sekitar 10-15 orang. Khutbah disampaikan dalam bahasa Inggris. Kami sangat bersyukur bahwa di EMC ini, kami tidak perlu jauh-jauh untuk menghadiri shalat Jumat, berbeda dengan pelajar di kota lainnya. 

Saat awal-awal kuliah, terdapat jadwal kuliah yang bentrok dengan shalat Jumat. Setelah kami diskusikan secara baik-baik, pihak pengelola program S2 EMC dengan senang hati mengubah jadwal kuliah untuk memberikan kesempatan kepada pelajar muslim agar bisa shalat Jumat. Yang menarik, terkadang teman-teman dan kolega kami sendiri yang notabene non-muslim, mengingatkan untuk segera shalat Jumat ketika waktu sudah tiba dan meninggalkan kesibukan kami di lab. Demikian pula saat hari raya, kami leluasa meminta ijin untuk tidak mengikuti di kelas atau ijin libur. Hal ini karena di Belanda, hari raya Idul Fitri dan Idul Adha tidak masuk dalam hari libur nasional resmi pemerintah.

Ketika bekerja di laboratorium untuk penelitian, sangat penting untuk menjelaskan posisi kita sebagai seorang muslim. Mereka akan sangat menghormati. Semua teman, dosen pembimbing dan teknisi di laboratorium tahu (dan harus tahu) bahwa “saya adalah seorang muslim”. Apabila ada acara-acara di laboratorium, mereka akan secara khsusus menyediakan makanan dan minuman yang halal bagi penulis dan pelajar muslim lainnya di sini. Meskipun terkadang mereka membanding-bandingkan dengan pelajar muslim lainnya yang tetap saja ikut mabuk, mereka akan sangat respek dengan sikap tegas kita dalam menjalankan agama Islam. Jangan pernah malu untuk menyampaikan identitas kita sebagai seorang muslim di sini. 

Penulis sangat bersyukur bahwa ketika menempuh program S3 (PhD) di sini, supervisor atau dosen pembimbing (co-promotor) penulis adalah seorang muslim yang taat. Terkadang ketika masuk waktu shalat Dzuhur atau Ashar, beliau mengajak penulis untuk shalat berjamaah di musholla fakultas. Demikian juga ketika weekend (hari Sabtu atau Ahad), beliau terkadang mengajak penulis untuk mengunjungi saudara-saudara muslim lainnya di kota ini.

Persatuan Pelajar Muslim Rotterdam (PPMR)

Ketika kota-kota lainnnya di Belanda hanya memiliki satu wadah organisasi pelajar Indonesia, yaitu Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI), maka di Rotterdam terdapat pula wadah khusus bagi pelajar muslim, yaitu Persatuan Pelajar Muslim Rotterdam (PPMR). Bahkan pernah dalam sejarahnya, PPMR justru lebih dominan dan lebih aktif dibandingkan PPI. Secara rutin, PPMR mengadakan pengajian bulanan, pengumpulan zakat dan sedekah, dan aktivitas lain seperti olahraga (sepakbola) bersama. Kadang-kadang, kegiatan-kegiatan tersebut juga bekerja sama dengan PPI Rotterdam. PPMR adalah tempat bagi pelajar muslim di Rotterdam untuk bisa saling mengingatkan dan menasihati dalam kebaikan, sehingga tidak terlena dengan kehidupan dunia selama studi di Rotterdam dan tetap mengingat akhirat. Yang memiliki kemampuan dalam menulis, bisa menuangkan ide dan gagasannya di blog PPMR.

Organisasi Muslim di Rotterdam

Geliat kehidupan muslim di Rotterdam juga tidak terlepas dari banyaknya organisasi-organisasi muslim di Rotterdam. Mereka secara rutin mengadakan berbagai kegiatan keislaman seperti pengajian dan belajar membaca Al-Qur’an. Saat bulan Ramadhan tiba, mereka mengadakan buka puasa dan shalat tarawih bersama. Juga mengatur pelaksanaan ibadah saat hari raya Idul Fitri dan Idul Adha. Berikut ini beberapa organisasi Islam di Rotterdam, terutama yang dikelola oleh warga Indonesia yang tinggal di Rotterdam.
1. Indonesische Stichting Rotterdam (ISR)
Organisasi ISR mengelola Masjid Nasuha, yang terletak tidak jauh dari Rotterdam Central Stasion (stasiun kereta api utama di Rotterdam). ISR rutin mengadakan pengajian seminggu sekali pada malam Ahad (Sabtu malam). Pengajian diadakan dalam bahasa Belanda karena beberapa jamah pengajian ISR adalah warga Belanda yang masuk Islam (muallaf) dan sulit memahami bahasa Indonesia. Mayoritas jamaah adalah warga Indonesia yang sudah lama tinggal di Rotterdam sehingga mereka pada umumnya dapat berbahasa Belanda. Juga diadakan pelajaran membaca Al-Qur’an, terutama untuk anak-anak. Di masjid Nasuha juga diadakan shalat Jumat rutin dengan khutbah berbahasa Indonesia karena sebagian besar jamaah shalat Jumat adalah pelajar Indonesia di Rotterdam. ISR juga berkontribusi untuk menerjemahkan Al-Qur’an ke dalam bahasa Belanda dan sudah dicetak.
2. Himpunan Masyarakat Muslim Indonesia Rotterdam (HIMMI)
HIMMI juga rutin mengadakan pengajian dan kegiatan belajar membaca Al-Qur’an, baik untuk orang tua maupun anak-anak yang diadakan setiap hari Sabtu sore. Mayoritas jamaahnya juga warga Indonesia yang sudah tinggal lama di Rotterdam sehingga kegiatan-kegiatan HIMMI diadakan dalam bahasa Indonesia.
3. Persatuan Pemuda Muslim se-Eropa Rotterdam (PPME)
PPME adalah organisasi pemuda muslim se-Eropa dan memiliki banyak cabang di Belanda, seperti PPME Amsterdam, PPME Den Haag, dan PPME Rotterdam. Sama seperti ISR dan HIMMI, PPME juga mengadakan pengajian rutin untuk orang dewasa dan anak-anak, baik dalam bahasa Indonesia maupun bahasa Belanda yang mereka adakan tiap 2 minggu sekali. Saat ini, PPME sedang merencanakan untuk membangun Masjid Tafakur sebagai pusat kegiatan mereka di Rotterdam, dengan total biaya kurang lebih 787.482 Euro (silakan dikalikan dengan kurs 1 Euro +/- Rp 15.000). Dapat dilihat rencana tersebut di website resmi PPME: http://www.ppme-rotterdam.nl/?page_id=101.
4. Al-Jamiatul Hasana
Organisasi ini didominasi oleh orang-orang Jawa keturunan Suriname. Mereka mengadakan pertemuan hari Ahad pekan ke tiga setiap bulannya dengan diisi kajian umum tentang keislaman. Bahasa pengantar di sini adalah bahasa Jawa dan Belanda sehingga bagi rekan-rekan yang berasal dari suku Jawa, tidak ada salahnya untuk sesekali mengikuti pengajian mereka sekaligus merasakan hidangan jajanan pasar khas Jawa yang menjadi menu wajib mereka. Dan juga mendengar percakapan dalam bahasa Jawa ala Suriname.

Sekolah Islam di Rotterdam

Bagi orang tua yang memiliki anak, terdapat alternatif untuk menyekolahkan anak-anak mereka di sekolah Islam. Di sini, mereka tidak hanya belajar pelajaran umum saja, tetapi juga diajarkan membaca dan menghapal Al-Qur’an, belajar menulis Arab, menghapal hadits dan doa sehari-hari, juga pelajaran tentang praktek ibadah seperti shalat, meskipun dengan frekuensi yang relatif masih sedikit. Mayoritasnya tetap belajar pelajaran umum. Kadang juga diadakan pelajaran manasik haji. 

Pelajaran Islam tambahan bisa mereka dapatkan dengan mengaji di masjid selesai jam sekolah. Mereka juga diajarkan tentang akhlak sehingga dapat memiliki akhlak dan perilaku yang berbeda dengan para remaja di Belanda secara umum. Sekolah-sekolah Islam ini tetap disubsidi oleh pemerintah Belanda sehingga tidak perlu membayar alias gratis sebagaimana sekolah-sekolah umum di Belanda lainnya. Kalaupun masih ada iuran, hanya sekitar 50 euro (Rp 750.000) per tahun.

Mari Belajar Islam Lebih Dalam Lagi

Sebagian (atau mayoritas) warga Belanda adalah atheis, tidak mengakui adanya Pencipta alam semesta ini sehingga mereka pun tidak memiliki agama tertentu. Beberapa di antara mereka seringkali berdiskusi dan bertanya kepada kami tentang apa itu Islam, misalnya ketika mereka melihat kami meminta ijin untuk shalat atau menunaikan ibadah puasa.

Pertanyaan kadang bisa jauh lebih dalam, misalnya tentang Al-Qur’an, tentang Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam, tentang surga dan neraka, pahala dan dosa, puasa Ramadhan dan sebagainya. Sebagian di antara mereka mempersepsikan Islam sebagai agama yang sangat berat dijalani, karena harus shalat lima waktu setiap hari dan juga ibadah puasa, terutama jika bulan Ramadhan bertepatan dengan musim panas. Di sinilah kami berpikir bahwa hendaknya siapa pun yang ingin sekolah di luar negeri (terutama di Eropa), jangan lupa untuk membekali diri dengan ilmu agama yang cukup. Selain untuk menjaga diri kita di tengah-tengah pergaulan selama di Eropa, juga bisa digunakan sebagai sarana dakwah untuk mengenalkan Islam kepada mereka, di antaranya melalui diskusi informal seperti ini.

Demikian sekilas tentang kehidupan warga muslim di Rotterdam. Di tengah-tengah kehidupan Belanda yang serba bebas (perkawinan sejenis, narkotika, pornografi, status anak tanpa nikah, dilegalkan di sini), masih terdapat saudara-saudara muslim kita di Rotterdam yang dengan teguh berusaha berpegang dengan agamanya dan mempelajari agama Islam sedikit demi sedikit. Semoga Allah Ta’ala senantiasa menjaga kita dan mereka, di manapun berada.
***
Penulis: dr. M. Saifudin Hakim, MSc.


Sumber

Jilbab Pramugari Brunei, Bikin Nyaman Penumpang dan Sarana Dakwah






Ini penampilan pramugfari di Brunei. Jilbabnya bikin nyaman. Arak juga tidak dihidangkan. Setiap kali penerbangan, doa akan dibacakan.

Pramugari jilbaber ini juga menjadikan jilbab sebagai satu methodologi dakwah kepada pelancong luar negara. Dengan ramah menerangkan apa itu jilbab dalam ajaran Islam.

Foto-foto diupload oleh Moca - Malaysian's on Covering Aurah pada 2 Oktober 2015 dari capture tayangan TV.






Sumber | republished by (YM) Yes Muslim ! Sumber : xxxxxxxxx

Pengamat Yerusalem: Israel Memandang Rendah Palestina



Warga Palestina membantu pria Palestina lain setelah ia dipukuli oleh polisi Israel selama bentrokan di Kota Tua Yerusalem (13/9/2015). (REUTERS/Ammar Awad)

 

Seorang profesor yang juga penulis sejumlah buku mengenai Kaum Arab dan Yahudi di Yerusalem, Menachem Klein, mengatakan wajah Yerusalem sekarang berbeda dengan masa lalu.

"Dulu Yerusalem adalah kota metropolitan. Sebelum terjadi konflik antara dua negara, banyak sekali orang yang datang ke Yerusalem," kata Klein, di Hotel Borobudur, Jakarta, Selasa, 15 Desember 2015 .

Sebagai kota tertua, Yerusalem menjadi tempat belajar yang ideal bagi umat Islam, Nasrani dan Yahudi. Namun setelah terjadi konflik berdarah, semuanya berbeda.

"Oleh karena itu mengapa harus ada konflik, jika sebelumnya semua agama dan latar belakang hidup secara berdampingan? Umat Muslim dulu belajar bahasa Latin. Mereka familiar dengan perayaan orang Yahudi dan saya banyak menemukan banyak orang Yahudi melakukan kontak dengan orang Arab (Muslim)," ujar dia.

Lalu, ujar Klein, tempat ibadah yang ada di Yerusalem sebelumnya digunakan secara bersama-sama oleh tiga agama besar itu. Namun sekarang keadaan sangat berbanding terbalik melihat banyaknya serangan dan kekerasan yang ada di situs suci Al-Aqsa.

Selama puluhan tahun Palestina dan Israel saling terlibat dalam konflik yang tak berkesudahan terkait dengan wilayah perbatasan di kota Yerusalem. Menurut Klein, penyelesaian konflik harus dimulai terlebih dulu antarkedua negara.

"Yang bisa menyelesaikan konflik terutama adalah kedua warga negara, baik Israel dan Palestina. Israel harus membuka diri mereka untuk mau menerima warga Palestina yang ada di perbatasan. Terima mereka masuk ke rumah dan begitu juga sebaliknya," katanya saat memberikan materi pada acara Konferensi Internasional Mengenai Yerusalem di Jakarta.

Ia mengakui, Palestina memang sangat membutuhkan bantuan internasional untuk menyelesaikan konflik ini.

"Israel lebih kuat dari Palestina. Karena itu dari sisi Israel seharusnya mereka membantu Palestina untuk hidup dan mendapat hak mereka. Israel harus mempersilakan mereka membangun institusi di Yerusalem dan izinkan mereka untuk mengklaim residen mereka," ujarnya.

Menurut Klein, kondisi ini terjadi karena Israel tak pernah melihat Palestina sebagai negara yang setara dengan Israel.  Israel merasa pihaknya memiliki kekuatan yang jauh lebih besar daripada Palestina dan memanfaatkan hal itu untuk melakukan kekerasan.

Israel, ujarnya, harus menerima agama, latar belakang dan hak yang setara di Yerusalem.

Setelah Diprotes Publik, Menag Bantah Akan Ambil Alih Penyelenggaraan Umrah


Setelah ramai diberitakan dan banyak mendapat kritik publik, Menteri Agama (Menag) Lukman Hakim Saifuddin membantah kabar akan mengambilalih Penyelenggaraan Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) dari pihak swasta.

Menurut dia, Kementerian Agama (Kemenag) dalam hal ini hanya melakukan pengawasan kepada pihak-pihak penyelenggara umrah dan haji. Pasalnya, Kemenag banyak mendapatkan aduan dari jamaah yang kecewa dengan para penyelenggara ibadah umrah.

"Bahwa pemerintah ini tidak akan menjadi penyelenggara dari ibadah umrah. Tapi pemerintah melalui Kementarian Agama memang sudah sejak tahun yang lalu sedang berproses untuk membangun sistem, manajemen termasuk di dalamnya pengawasan terhadap penyelenggaran umrah, agar betul-betul akuntabel dan betul-betul tidak merugikan jamaah umrah pada akhirnya," ujar Lukman dalam sebuah dialog di INews TV, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Senin (14/12/2015), dilansir okezone.

Politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ini menambahkan, dilakukannya pengawasan itu agar penyelenggaran umrah semakin baik, sehingga masyarakat dapat terlayani dengan baik dalam menjalankan ibadahnya.

"Karena bagaimanapun juga ini perjalanan ibadah. Atau jangan sampai merugikan jamaah. Oleh karenanya yang sedang dibangun oleh pemerintah sekarang adalah bagaimana sistem penyelenggaran umrah ini betul-betul transparan, akuntabel dan betul-betul bisa diketahui secara luas oleh masyarakat khususnya oleh para calon jamaah umrah ini," katanya.

Karenanya, dalam waktu dekat pihanya akan membuat regulasi dan aturan kepada para penyelenggara travel umrah dan haji. Pasalnya, kejadian-kejadian seperti jamaah yang terbengkalai di tanah suci tidak akan terulang lagi di tahun selanjutnya.

"Iya, ini adalah pengawas, kita akan membuat regulasinya lebih jelas, lalu bagaimana manajemen itu bisa dikontrol dengan baik, dan pola pengawasannya seperti apa," pungkasnya.

Sebelumnya, Direktur Pelayanan Haji Dalam Negeri Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (Ditjen PHU) Kementerian Agama (Kemenag) Ahda Barori mengatakan, pihaknya telah memutuskan akan mengambil alih Penyelenggaraan Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) dari pihak swasta. Pengambilalihan tersebut akan dilakukan secara bertahap.

Meski ada penolakan dari beberapa penyelenggara haji khusus dan umrah. Menurutnya, penyelenggaraan umrah yang diselenggarakan oleh Ditjen PHU akan memberi jaminan jamaah dapat menunaikan ibadah.

Menurut Ahda Barori, tekad pemerintah untuk mengambil alih penyelenggara perjalanan ibadah umrah (PPIU) dari pihak swasta sudah bulat, bukan lagi wacana. Terlebih lagi, dari sisi dukungan dari Kementerian PAN dan RB, struktur untuk eselon dua di Ditjen PHU sudah disetujui. Tinggal diisi personilnya saja.

"Jadi, tekad kita sudah bulat," ungkap Ahda Barori, dikutip okezone, Minggu (13/12/2015).

Trump Diusulkan Dibuang dan Diasingkan ke Antariksa


Banyak reaksi yang timbul setelah bakal calon presiden Amerika Serikat dari Partai Republik, Donald Trump, mengatakan akan melarang umat Islam masuk negaranya. Selain kritik, ada pula warga yang bereaksi membuat petisi online yang ditujukan untuk badan antariksa AS.

Seorang warga dari Detroit bernama Autumn Boehle membuat petisi online di situs Change.org bertajuk “NASA: Petition to send Donald Trump into Space and Leave Him There“.

https://www.change.org/p/nasa-petition-to-send-donald-trump-into-space-and-leave-him-there?recruiter=16184959

Terdengar menggelitik, namun petisi ini sudah mendunia dan sejak berita ini diterbitkan, petisi tersebut sudah mendapat 50 ribu lebih tandatangan dari para pengguna Internet secara global.

“Kami semua lelah mendengar hal-hal memalukan yang diucapkan, dilakukan, dan diyakini Donald Trump. Solusi saya adalah mengirimnya ke luar angkasa dan meninggalkannya di sana,” tulis Boehle, seperti disiarkan CNN, Senin (14/12/2015).

Ia juga mengatakan, apabila petisinya mendapatkan tandatangan yang cukup dari para netizen, ia akan menyematkan link tempat donasi agar harapan tersebut bisa terwujud.

“Tak akan murah, tapi pasti sepadan,” ungkapnya.

Dilaporkan CNN pada Senin (7/12/2015), komentar Trump yang dinilai anti-Islam ini dilontarkan menyusul penembakan di fasilitas penyandang disabilitas di San Bernardino, California, yang diluncurkan oleh sepasang suami-istri yang diduga berbaiat kepada ISIS.

Sementara manajer kampanye Trump, Corey Lewandowski mengatakan kepada CNN bahwa larangan tersebut akan berlaku tidak hanya untuk warga Muslim pendatang yang ingin berimigrasi ke AS, tetapi juga untuk umat Islam yang hanya ingin mengunjungi AS sebagai wisatawan.

“Semua orang,” kata Lewandowski, ketika ditanya apakah larangan tersebut juga akan berlaku untuk wisatawan Muslim. (Hidayatullah)

Rusia Selalu Jadikan Warga Sipil di Suriah Utara Target Serangan


https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjM6zXr0UY67IPW06eQA_BXbuIqB-QSDnn_hSMIbnQM8IR9OF6n-YQsWC9Ub31F0Delo8LD1F348FO9s0ZNE3Up6ybnGhYkJc04tfZmZzSIdKbItYEenHYL3EflF-q5etZNwYBDsrPW6vrr/s1600/wtw.jpg


PESAWAT tempur Rusia sengaja menargetkan warga sipil di barat laut Suriah, kata seorang wartawan lokal pada Senin kemarin (14/12/2015).

Sadettin Molla, koordinator editorial untuk kantor berita Bayirbucak, mengatakan pesawat pembom Rusia menyerang daerah Turkmen dekat perbatasan Turki secara intens.

“Empat atau lima jet tempur Rusia memukul daerah itu pada saat yang sama,” katanya kepada Anadolu Agency. “Masjid-masjid, sekolah, jembatan dan warga sipil sengaja ditargetkan dalam serangan Rusia.”

Keterlibatan langsung militer Rusia dalam konflik Suriah sejak 30 September telah mengintensifkan perang, Molla menambahkan. Rusia mendukung Presiden Bashar al-Assad dan mengatakan telah melakukan serangan udara terhadap “teroris” di Suriah utara, meskipun Turki dan anggota lain dari koalisi anti ISIS mengklaim serangan Rusia sebagian besar difokuskan pada kekuatan oposisi Assad.

http://cdn.sindonews.net/dyn/620/content/2015/09/10/42/1043097/ikut-campur-di-suriah-rusia-bikin-gaduh-pertemuan-pbb-254.jpg

“Dalam tiga hari terakhir, Rusia menghantam kamp di desa Obin serta desa Merad dan sebuah rumah sakit di Birnas,” ujarnya. “Lima puluh orang, termasuk perempuan dan anak-anak tewas.”
Rusia bertujuan untuk memaksa orang-orang dari wilayah Latakia masukk dalam program pembersihan etnis, klaim Molla.

“Ada perang yang tidak dapat dijelaskan dengan kata-kata,” ujarnya. “Mengapa wanita dan anak-anak menjadi sasaran? Kami tidak dapat menemukan kata-kata untuk menggambarkan masalah ini.”
Warga Suriah keturunan Turki di barat laut Suriah menjadi target serangan oleh pasukan Suriah yang didukung Rusia sejak pertengahan November.

Sumber

ALHAMDULILLAH, Hujan turun di tengah khusyuknya salat Istisqa di Riau



Kebakaran hutan dan kabut asap telah menimbulkan penderitaan bagi sebagian besar rakyat Indonesia, utamanya di Sumatera dan Kalimantan. Berbagai upaya untuk memadamkan api sudah dilakukan, namun api yang membakar lahan gambut tak kunjung padam.



Kondisi ini membuat sejumlah warga yang beragama Islam berupaya membantu dengan memanjatkan doa kepada Allah Swt. Salah satunya dengan menggelar salat Istisqa secara bersama-sama.

Uniknya, salat yang didirikan oleh sejumlah siswa SMA Tanah Merah di Riau ini seperti mendapatkan berkah. Hujan deras langsung mengguyur jemaah yang sedang khusyuk memanjatkan doa kepada sang khalik.

Gambaran tersebut terekam dalam kamera milik seorang pengguna Facebook Icoet Manessa. Usai diunggah, foto-foto tersebut mendapatkan respon beragam dari sejumlah netizen.

"Alhamdulillah, hujan turun saat pelaksanaan salat Istisqa," tulisnya.

Foto tersebut diunggah pada Selasa (27/10) kemarin. Banyak yang mengaku terharu saat melihatnya.

"Subahannallah, netes air mata aku liatnya kakak Icoet Manessa," tulis Lala Dila.

Meski banyak yang terhari, tak sedikit pula yang menanggapinya dengan candaan, seperti yang dilakukan Heru Wija Pratama ini, "Habis salat demam semua?"





Sumber | republished by (YM) Yes Muslim ! Sumber : xxxxxxxxx